17th July 2014 Cat: Psikologi with No Comments »

Anak-anak sering menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oelh orang dewasa. Hal ini disebabkan karena anak-anak dianggap lemah dan mudah ditaklukan baik dengan bujukan maupun dengan cara – cara pemaksaan atau kekerasan, seperti ancaman.

Tidak ada satupun orang tua yang menginginkan anak yang begitu disayanginya menjadi korban kekerasan seksual, jika hal itu sampai terjadi maka perasaan sedih, kecewa dan marah tentunya yang akan terjadi.

supaya anak – anak kita terhindar dari perilaku buruk orang lain dalam hal ini pelecehan seksual maka kita sebagai orang tua harus berusaha sekuat tenaga melindungi mereka dan memberikan mereka rasa aman.

Dr. Boyke Dian Nugraha dalam seminar nasional bertajuk “Pendidikan Seks Sejak Dini dan Perlindungan Kejahatan Seksual Pada Anak” memberikan beberapa tips agar anak — anak kita terhindar dari kejahatan seksual yang dilakukan oleh orang – orang yang mencari objek kepuasan seksual pada anak – anak.

berikut tips nya:

  1. Tidak ada rahasia. Biasakan Anda sebagai orang tua untuk selalu terbuka dalam banyak hal dan ajarkan keterbukaan itu pada anak – anak anda. Biasakan anak anda untuk menyampaikan perasaannya secara terus terang, menyampaikan rasa sedih, senang, gembira sehingga anda bisa memngetahui apa yang telah terjadi pada anak. jika anak kita menyampaikan perasaan sedih nya kita bisa mengeksplor dan mencari tahu penyebab rasa sedihnya, dan pada gilirannya anda bisa menemukan penyebabnya. ┬áKetika anak anda diperlakukan tidak panttas pun jika anak terbiasa terus terang anda akan segera tahu perlakukan apa yang dialaminya dan siapa pelakunya. Jika demikian kita bisa memenimilalisir kejadian-kejadian yang itdak diinginkan termasuk jika anak anda menjadi objek pelecehan seksual
  2. Jangan memakaikan aksesories yang terdapat nama anak anda. Pelaku kejahatan seksual anak, atau sering disebut juga pedofilia biasanya pandai melakukan pendekatan kepada anak. Jika anak anda memakai aksesoris yang mengandung nama nya akan memudahkan pelaku pedofilia untuk menjalankan aksinya. Dia akan berpura-pura kenal dengan anda dan menyapa anak anda berdasarkan nama yang tertera pada aksesoris yang dipakai, misalnya pada topi, kaus atau kalung. Jika sudah begitu anak anda akan mudah dibujuk untuk ikut pelaku dan meninggalkan anda.
  3. Ajarkan nama dan fungsi anggota tubuh termasuk organ vital. Sebaiknya gunakan nama yang sebenarnya untuk nama organ vital, karena memang itulah namanya, jangan menggunakan nama – nama samaran untuk organ vital, misalnya untuk penis anda menyebutnya “burung”, ini akan membuat anak anda bingung dan menjadi masalah di kemudian hari. Ajarkan pula anak anda untuk menjaga dan memelihara organ vital, dan tidak boleh dipegang oleh orang asing, jika ada yang memegang ajarkan pada anak untuk berteriak dengan keras.
  4. Ajak anak untuk melakukan studi kasus, misalnya dengan memberikan pertanyaan bagaimana jika ada orang asing memberi sesuatu misalnya permen, cermati jawaban anak anda, jika ia menjawab menerima dan memakannya maka katakan padanya bahwa itu berbahaya. Ajarkan padanya bahwa jangan sembarangan menerima apapun dari orang asing atau orang yang tidak dikenal.

Demikian tips agar anak terhindar dari pelecehan seksual, semoga bermanfaat


Related Post :